PEKANBARU - Suasana di Halaman Kantor Gubernur Riau pada Senin, (18/8/2025) pagi dipenuhi warna cokelat khas seragam pramuka. Barisan peserta berdiri rapi, mulai dari siswa sekolah hingga tamu undangan, semuanya kompak mengenakan seragam upacara pramuka lengkap.
Upacara peringatan Hari Pramuka ke-64 tahun ini dipimpin langsung oleh Gubernur Riau (Gubri), Abdul Wahid yang hadir sebagai pembina upacara. Dengan langkah tegap dan penuh wibawa, ia berdiri di mimbar upacara. Kehadirannya memberi kesan kuat bahwa Pemerintah Daerah menaruh perhatian besar pada peran pramuka sebagai wadah pembinaan karakter generasi muda.
Dalam amanatnya, Gubri Wahid menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran pramuka, baik di tingkat pusat maupun daerah. Menurutnya, dukungan dan kerja nyata yang telah diberikan selama ini menjadi penopang penting bagi keberlangsungan serta perkembangan gerakan pramuka di Indonesia, khususnya Riau.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pramuka baik di tingkat pusat maupun daerah, yg telah senantiasa memberikan dukungan nyata bagi eksistensi dan kemajuan gerakan pramuka di tanah air,” ungkapnya.
Ia juga memberikan ucapan selamat Hari Pramuka kepada seluruh anggota. Tahun ini dikatakannya, tema yang diusung adalah “Kolaborasi Untuk Membangun Ketahanan Bangsa.” Bagi Wahid, tema itu tak hanya sebatas slogan saja, melainkan sebuah tekad bersama untuk memperkuat jati diri pramuka sebagai insan Pancasila.
“Pramuka harus jadi garda terdepan dalam menjaga dan mengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tegas Wahid.
Lebih lanjut, Wahid berpesan kepada segenap insan pramuka agar selalu memegang teguh ideologi Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Menurutnya, prinsip-prinsip tersebut harus dipegang teguh, sebagai harga mati yang harus terus dijaga demi keutuhan bangsa.
“Setiap anggota pramuka diharapkan mampu senantiasa memegang teguh ideologi Pancasila, serta UUD 1945. Karena NKRI adalah harga mati,” tutup Gubri.