Bangkinang Kota - Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag, M.Si mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 melalui Zoom Meeting, yang dirangkaikan dengan Evaluasi dukungan Pemerintah Daerah Dalam Program 3 Juta Rumah, yang digelar di Ruang Media Center Kantor Bupati Kampar, Senin (16/3/2026).
Zoom meeting tersebut dipimpin oleh Sekjen Kemendagri RI H. Tomsi Tohir, BPS Pusat, Badan Pangan Nasional, Bulog dan diikuti oleh Gubernur, Bupati/Walikota.
Rapat koordinasi ini membahas berbagai strategi pengendalian inflasi di tingkat nasional maupun Daerah, termasuk upaya menjaga stabilitas harga komoditas pangan, penguatan sinergi antarperangkat Daerah dalam menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Berdasarkan Rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kampar, Kenaikan Harga Cabai Merah di Kampar Jelang Bulan Puasa Harga cabai merah di Kampar mengalami kenaikan harga sejak Kamis (5/2/2026). Menurut Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil (DisdagKUMK) kenaikan harga disebabkan oleh berkurangnya pasokan dari daerah penghasil.
Selanjutnya ada Kenaikan Harga Daging Ayam Ras Harga ayam potong pada Februari 2026 masih relatif tinggi. Kondisi ini turut memengaruhi Kabupaten Kampar karena pasokan berasal dari Sumatera Barat, serta di Pekanbaru juga terjadi kenaikan harga yang ikut mendorong pergerakan harga di Kampar. Berimbas pada kenaikan harga komoditas di Kabupaten Kampar. Selain itu, tingginya harga daging ayam ras dipicu oleh kenaikan harga pakan yang meningkatkan biaya produksi, serta meningkatnya permintaan untuk memenuhikebutuhan Program Makan Bergizi Gratis.
Sekqnjutnya, Harga Emas Mencatat Rekor Tertinggi Sepanjang Masa, Pergerakan harga hari ini menandai penutupan bulan Februari yang penuh dinamika. Setelah sempat mengalami fluktuasi tajam mulai dari menembus rekor hingga terkoreksi dalam emas Antam berhasil membuktikan ketangguhannya dengan stabil di kisaran Rp 3,04 juta, Kombinasi faktor tersebut membuat emas dipandang mampu mempertahankan posisinya sebagai aset safe haven utama menjelang pergantian tahun ketika keyakinan pasar belum sepenuhnya solid dan merata.
(Sumber : https://lombokpost.jawapos.com/ 27 Februari 2026)
Pada bulan Februari 2026, terjadi inflasi m-to-m sebesar 0,32%, inflasi y-on-y sebesar 5,14% dan deflasi y-to-d sebesar -0,34%
Penyumbang utama inflasi bulan Februari 2026 secara m-to-m adalah kelompok Perawatan Pribadi, dan Jasa Lainnya dengan andil 0,22% Komoditas penyumbang utama inflasi adalah Emas Perhiasan.
Penyumbang utama inflasi bulan Februari 2026 secara y-on-y adalah: Kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar dengan andil 1,95%. Komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok ini adalah Tarif Listrik. Selanjutnya, Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau dengan andil 1,55%. Komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok ini adalah Daging Ayam Ras serta Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya dengan andil 1,05%. Komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok ini adalah Emas Perhiasan.
Dalam hal tersebut, Wakil Bupati Kampar Menyampaikan bahwa terjadinya peningkatan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
“Dalam upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Kampar juga selalu melakukan Pasar Murah disetiap Kecamatan, yang mana pasar murah ini meliputi Bahan Pokok dan Kebutuhan Masyarakat, sehingga Masyarakat tidak terbebani dengan tingginya harga Bahan Pokok.”ungkapnya.”
Ia juga menyebutkan, dalam rangka pengendalian inflasi Pemerintah Kabupaten Kampar akan terus berupaya maksimal melakukan upaya konkrit serta berkoordinasi dan bekerjasama dengan berbagai pihak terkait supaya selalu menekan angka Inflasi demi kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Kampar.”tutupnya.