pilihan +INDEKS
Begini Suasana TPU Mayang Sari Pekanbaru Mendekati Bulan Ramadan
PEKANBARU, beritaterkiniriau.com - Bersitan arunika menyengat tipis menembus pori-pori. Sinarnya jatuh dari cakrawala menyoroti Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mayang Sari di Kota Bertuah, pada Ahad (19/3/2023) pagi.
Lokasi TPU Mayang Sari tepatnya berada di Jalan Sail, Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.
Saban menjelang bulan ramadan, puluhan peziarah tampak ramai berdatangan mengenakan busana terbaiknya. Mereka tiba sembari membawa air bercampur bunga dan alat-alat kebersihan.

Di TPU ini terlihat ratusan makam dihiasi keramik warna-warni. Berteduhkan pohon kamboja. Bunganya merekah berwarna putih dan merah.
Saat momen tertentu, TPU Mayang Sari memang sering didatangi para peziarah. Apalagi ketika pada hari Sabtu dan Minggu jelang bulan puasa. Sejumlah warga memanfaatkan waktu libur untuk datang ke TPU ini.
Tidak hanya para peziarah. Namun, petugas kebersihan juga tampak tak mau ketinggalan ikut meramaikan TPU Mayang Sari. Mereka berlomba-lomba mengais rezeki di kawasan makam sesuai profesinya.

Keberadaan TPU Mayang Sari tidak hanya berpeluang memberikan rezeki kepada petugas kebersihan saja. Para pedagang kembang dan petugas parkir juga bisa berpeluang meraup penghasilan dari peziarah yang datang.
Seorang warga Kelurahan Bambu Kuning, bernama Ardianti Yunita menuturkan, ia selalu rutin 1 bulan sekali mendatangi TPU tersebut. Tujuannya adalah untuk membersihkan makam almarhumah Ibunda tercinta yang wafat sejak 6 tahun silam.
"Hari ini [peziarah] memang lebih ramai jika dibandingkan waktu sebelumnya, tukang parkir dan petugas kebersihan juga ramai. Ini karena mau ramadan yaa. Saya datang bersama suami untuk membersihkan makam Mama saya, sekaligus mengirimkan doa," tutur Ardianti.

Pantauan Media Center Riau, puluhan petugas kebersihan usia remaja membawa sapu dan cangkul. Mereka datang dari kampung setempat. Lalu, berkumpul di kawasan TPU Mayang Sari.
Setiap ada peziarah yang datang, para remaja itu berusaha menawarkan jasa membersihkan kuburan. Mereka tidak memaksa dan mematok harga jasanya, para peziarah bisa membayar seikhlasnya.
"Kami bekerja di sini memanfaatkan waktu libur. Karena kalau mau bulan puasa banyak orang yang datang untuk berziarah. Dan kami tidak mematok harga kebersihan. Peziarah biasanya memberi seikhlasnya," ucap petugas kebersihan Iwan Gunawan.
(Mediacenter Riau/MC Riau)
Berita Lainnya +INDEKS
Bupati Kampar Pimpin Rapat Terkait Surat Edaran Mendagri Tentang Transformasi Budaya Kerja ASN di Lingkungan Pemerintah Daerah
Bangkinang Kota,- Bupati Kampar Ahmad Yuzar.S.Sos.MT pimpin rapat terkait surat edaran transforma.
Tindaklanjuti SE Mendagri, Pemerintah Kabupaten Kampar Terbitkan Surat Edaran Transformasi Budaya Kerja ASN
Bangkinang – Pemerintah Kabupaten Kampar secara resmi menerbitkan Surat Edaran Bupati Kampa.
Bupati Kampar Menyerahan LKPD Unaudited Tahun 2025 Kabupaten Kampar
Pekanbaru,- Bupati Kampar Ahmad Yuzar.S.Sos.MT, secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerin.
Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di Lahan Gambut Kering di Teluk Lancar Bengkalis
PEKANBARU - Tim gabungan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) me.
Atasi Defisit Anggaran, Bupati Suhardiman Amby Instruksikan PPNS Kuansing Perketat Penegakan Perda
Kuansing - Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby, mengambil l.
Jaga Stabilitas Harga Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Wakil Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
Bangkinang Kota - Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag, M.Si mengikuti Rapat Koordinasi Pen.







