pilihan +INDEKS
Peternakan Ayam Petelur Lapas Pekanbaru Dukung Ketahanan Pangan Nasional
PEKANBARU - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Melalui Seksi Kegiatan Kerja (Giatja), Lapas Pekanbaru secara konsisten memanen ratusan butir telur ayam setiap hari dari peternakan ayam petelur yang dikelola sebagai bagian dari pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Bahkan saat ini, produksi telur ayam di Lapas Pekanbaru mencapai sekitar 300 butir per hari. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa program pembinaan tidak hanya berfokus pada pembentukan karakter, tetapi juga diarahkan pada penguatan keterampilan produktif yang bernilai ekonomi.
Selain menopang kebutuhan pangan internal, kegiatan ini turut berkontribusi pada upaya swasembada pangan di tingkat lokal.
Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, mengatakan, panen telur ayam ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo serta 15 program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada sektor ketahanan pangan nasional.
"Lapas Pekanbaru berkomitmen penuh mendukung program ketahanan pangan yang menjadi arahan penting Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk terus diakselerasi. Panen telur ayam ini juga menjadi wujud keberhasilan program pembinaan kemandirian yang kami selenggarakan bagi warga binaan," ujar Yuniarto, Kamis (8/1/2026).
Lebih lanjut, Yuniarto menjelaskan bahwa program peternakan ayam petelur ini tidak sekadar berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga pada transformasi sikap dan kemandirian ekonomi WBP.
Dengan keterbatasan lahan, Lapas Pekanbaru menerapkan teknologi sederhana melalui penggunaan kandang modern agar kegiatan beternak tetap efisien dan berkelanjutan.
"Kami berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh warga binaan selama mengikuti program ini dapat diterapkan setelah mereka bebas nanti," ujarnya.
"Dengan demikian, mereka memiliki bekal untuk mandiri secara ekonomi dan mampu berkontribusi menghasilkan produk-produk agrobisnis yang mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan," tambah Yuniarto.
Melalui program ini, Lapas Pekanbaru tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga mengambil peran aktif sebagai bagian dari solusi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Berita Lainnya +INDEKS
Pekanbaru Borong Empat Penghargaan di Ajang IMT-GT Green City Award 2026
PEKANBARU — Kota Pekanbaru menorehkan prestasi di tingkat internasional dengan memborong em.
Wako Agung Nugroho Buka PORSENIJAR PGRI Pekanbaru, Diikuti 2.000 Peserta
PEKANBARU — Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho membuka Pekan Olahraga,.
Pemko Pekanbaru Perkuat Sinergitas dengan Kejari
PEKANBARU — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperkuat sinergitas dengan Kejaksaan Negeri.
Walikota Pekanbaru Raih Penghargaan Daerah Peduli Pendidikan 2026 dari KompasTV
PEKANBARU — Komitmen P.
Pemko Pekanbaru Bentuk Pasukan LESTARI Bantu Jaga Kebersihan Lingkungan
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, membentuk pasukan LESTARI (L.
Asap Masih Selimuti Pekanbaru, Wako Agung Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, kembali mengimbau masyarakat.


.jpg)
.jpg)



