pilihan +INDEKS
Wawako Pekanbaru Pimpin Rakor SPMB, Upaya Pemerataan Akses Pendidikan
PEKANBARU - Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Petunjuk Teknis Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026, di ruang rapat lantai 5 Komplek Perkantoran Pemerintah, Tenayan Raya, Rabu (25/2/2026).
SPMB ini dirancang sebagai solusi konkret atas persoalan klasik penerimaan peserta didik yang selama ini masih menyisakan ketimpangan akses dan potensi anak putus sekolah.
"SPMB ini sudah kita ekspose lebih awal. Setelah ini, sistemnya akan difinalisasi dan dikeluarkan melalui Surat Keputusan Wali Kota serta dikoordinasikan dengan Kementerian Pendidikan," kata Markarius usai memimpin rapat.
Menurutnya, salah satu tujuan utama SPMB adalah menyelesaikan persoalan wilayah-wilayah yang selama ini kesulitan mengakses sekolah negeri maupun sekolah swasta mitra pemerintah.
Pemerintah Kota Pekanbaru ingin memastikan tidak ada lagi anak yang tertinggal hanya karena keterbatasan zonasi atau daya tampung.
Selama ini, Pemko Pekanbaru kerap melakukan sweeping untuk mendata anak-anak yang tidak tertampung sekolah, kemudian mengakomodasi mereka melalui penambahan rombongan belajar (rombel). Pola tersebut dinilai tidak efektif dan bersifat reaktif.
"Dengan sistem ini, kita sudah buat simulasi. Harapannya, ketika dijalankan, seluruh anak bisa langsung terakomodir tanpa harus ada lagi proses penyisiran anak putus sekolah," jelasnya.
SPMB akan mengakomodasi berbagai jalur penerimaan, mulai dari jalur domisili, jalur prestasi, hingga jalur afirmasi. Skema ini dirancang agar seluruh calon peserta didik memiliki kesempatan yang proporsional sesuai kriteria yang telah ditetapkan.
Markarius mengungkapkan, berdasarkan data pemerintah, masih terdapat kekurangan rombongan belajar khususnya di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Disparitas antara jumlah lulusan sekolah dasar dan daya tampung SMP menjadi tantangan utama.
Untuk mengatasi kekurangan tersebut, Pemko Pekanbaru membuka kerja sama dengan sekolah swasta. Hingga kini, tercatat sekitar 21 SMP swasta telah masuk dalam skema kemitraan, dan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah.
"Kita buka terus peluang kerja sama dengan sekolah swasta lainnya agar seluruh peserta didik bisa tertampung," ungkapnya.
Berita Lainnya +INDEKS
9.184 ASN Mengaji Al Mulk, Wako Agung Kembali Raih Rekor MURI
PEKANBARU - Setelah Kue Talam Durian, Wako Agung kembali menerima Rekor MURI kedua dalam rangka h.
Pemko Pekanbaru Perbarui DTSEN Secara Berkala, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus melakukan pemutakhiran Data Tunggal Sos.
Libatkan Berbagai Pihak, Pemko Pekanbaru Perkuat Pencegahan LGBT
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menegaskan komitmennya dalam melakukan upaya penceg.
Pemko Pekanbaru Gelar Cek Kesehatan Gratis di Universitas Hangtuah
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Universita.
Dua Warga Meninggal Akibat Diare, Pemko Pekanbaru Langsung Turun Tangan
PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bergerak cepat menangani kasus diare yang men.
Wawako Pekanbaru Tinjau Pelaksanaan MPLS di Sejumlah Sekolah
PEKANBARU - Para peserta didik baru di Kota Pekanbaru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekola.







